7 Teori Konspirasi Dalang Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G 30S PKI)

7 Teori Konspirasi Dalang Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G 30S PKI)

Bagi sebagian orang, teori konspirasi merupakan suatu hal bodoh hanya karangan semata yang tidak pernah terbukti kebenarannya, akan tetapi pernyataan seperti itu adalah salah, karena beberapa teori konspirasi ada yang terbukti kebenarannya, percaya atau tidak, ini dia 7 Teori Konspirasi Dalang Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G 30S PKI).

Partai Komunis Indonesia atau yang disingkat PKI adalah partai komunis non-penguasa terbesar di dunia setelah Rusia dan Tiongkok sebelum akhirnya PKI dihancurkan pada tahun 1965 dan dinyatakan sebagai partai terlarang pada tahun setelah revolusi. PKI di indonesia di pimpin oleh Amir Syarifudin dengan tujuan PKI adalah untuk menyama ratakan status sosial. Simak penjelasan lengkapnya disini Sejarah Partai Komunis di Indonesia dan Kronologi Terjadinya Gerakan 30S PKI

Dalang Peristiwa Gerakan 30 September 1965 hingga kini masih menyimpan kontroversi. Banyak yang mengatakan bahwa sejarah sudah di modifikasi oleh penguasa saat itu sehingga kebenarannya masih diragukan. Utamanya adalah berhubungan dengan pertanyaan “Siapa dalang dari Gerakan 30 September tahun 1965 sebenarnya?”.Simak terus artikel ini, berikut Teori – Terori Konspirasi Dalang Peristiwa G 30S PKI

7 Teori Konspirasi Dalang Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G 30S PKI)

1). Dalang Gerakan 30 September merupakan persoalan internal Angkatan Darat (AD)

Dikemukakan antara lain oleh Ben Anderson, W.F.Wertheim, dan Coen Hotsapel, dalam teori ini menyatakan bahwa peristiwa Gerakan 30 September 1965 merupakan suatu peristiwa yang timbul akibat adanya persoalan di kalangan Angkatan Darat itu sendiri. hal ini misalnya didasarkan pada pernyataan pemimpin gerakan PKI, yaitu Letnan Kolonel untung yang menyatakan bahwa para pemimpin AD hidup bermwah mewahan dan memiliki perbedaan pendapat. Dalam teori ini disebutkan bahwa para petinggi Angkatan Darat saat ini terbagi menjadi 2 kubu (ada yang ingin mengkudeta Soekarno karena Partai Komunis Semakin merajalela dan kubu satunya tetap mendukung keputusan presiden Soekarno tentang ide NASAKOM nya)

2). Dalang Gerakan 30 September adalah Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA).

Teori ini dikemukakan oleh penulis yang bernama Peter Dale Scott atau Geoffrey Robinson. Dalam bukunya tertulis bahwa Amerika Serikat sangat khawatir indonesia jatuh ke tangan komunis, karena Ideologi AS bertentangan dengan Ideologi Komunis. PKI pada masa itu memang sedang kuat kuatnya menanamkan pengaruh di indonesia, terbukti lebih dari 3 Juta penduduk Indonesia bergabung dalam Organisasi komunisme tersebut. Karena itu Dinas Intelijen Amerika Serikat kemudian bekerjasama dengan suatu kelompok dalam tubuh Angkatan Darat untuk memprovokasi PKI agar melakukan gerakan kudeta, setelah itu gantian, PKI yang di hancurkan dengan tujuan akhir skenario CIA ini adalah menjatuhkan Kekuasaan sang proklamator SOEKARNO. Lalu ada juga yang mengaitkannya CIA melakukan ini untuk mendapatkan tambang emas Freeport di Papua

3). Gerakan 30 September merupakan pertemuan antara kepentingan Inggris – Amerika Serikat

Teori ini diutarakan oleh Greg Poulgrain. Menurut teori ini Gerakan 30 September 1965 adalah suatu titik temu antara keinginan inggris yang ingin sikap konfrontatif soekarno terhadap malaysia bisa di akhiri melalui kudeta kekuasaan soekarno, Inggris bekerjasama dengan AS agar Indonesia terbebas dari komunisme.

4). Soekarno adalah dalang Gerakan 30 September

Teori ini di katakan oleh Anthony dake dan john hughes. ini beranjak dari asumsi bahwa soekarno berkeinginan melenyapkan kekuatan yang menentang dirinya, kekuatan tersebut berasal dari sebagian perwira tinggi Angkatan Darat saat itu. Karena PKI sangat dekat dengan Soekarno, partai ini pun terseret, adapun dasar teori ini antara lain berasal dari kesaksian Shri Biju Patnaik, seorang pilot asal india yang menjadi sahabat banyak pejabat indonesia sejak masa revolusi. ia mengatakan bahwa pada 30 September 1965 tengah malam soekarno memintanya untuk meninggalkan jakarta sebelum subuh menurut patnaik, soekarno berkata “sesudah itu saya akan menutup lapangan terbang”

Teori ini mendapatkan pertentangan dari keluarga sang proklamator Bung Karno, karena teori ini tidak terbukti kebenarannya

5). Teori Chaos (Tidak ada pemeran tunggal).

Dikemukakan antara lain oleh Ir Soekarno pasca kejadian dan dibenarkan oleh John D. Legge, teori ini menyatakan bahwa tidak ada dalang tunggal dan tidak ada skenario besar dalam Gerakan 30 September 1965. kejadin ini hanya merupakan hasil dari perpanduan antara, seperti yang disebut Soekarno :”Unsur unsur nekolim (Negara bara), pemimpin PKI yang keblinger serta oknum oknum Angkatan Darat yang tidak benar”. semuanya pecah dalam improvisasi di lapangan

6). Dalang Gerakan 30 September adalah PKI

Teori yang paling diyakini masyarakat Indonesia adalah teori ini, karena setelah revolusi pemerintahan Soeharto menanamkan teori ini di semua kalangan masyarakat saat itu. Menurut teori ini tokoh tokoh pki adalah penanggung jawab peristiwa tersebut, PKI dianggap ingin melakukan kudeta, dengan cara memperalat unsur unsur tentara, Dasar lainnya adalah bahwa setelah G30S, beberapa perlawanan bersenjata yang dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri CC PKI sempat terjadi di blitar selatan , grobogan dan klaten.

Tapi menurut sebagaian pengamat sejarah, bahwa teori ini tidak benar sepenuhnya dikarenakan saat itu PKI dan Soekarno sangat dekat dan bersahabat, pejabat dalam susunan kabinet juga banyak dari PKI, lalu bagaimana mungkin bisa dikatakan PKI ingin melakukan kudeta. Baca selengkapnya disini Kronologi dan Penyebab Terjadinya Gerakan 30S PKI

7) Dalang Gerakan 30 September adalah Soeharto

Jika ditanya, siapa orang yang paling diuntungkan setelah peristiwa G 30S PKI?, maka jawabannya adalah Soeharto. Pasca kejadian tersebut ia langsung terpilih menjabat sebagai pengganti Soekarno. Teori ini diyakini oleh beberapa masyarakat, Soeharto yang saat itu menjabat sebagai jendral AD menghilang dan tidak diculik oleh PKI, pasca kejadian kemudian ia muncul dalam menumpas PKI, kemungkinan strategi yang ia buat ialah strategi adu domba

Demikian artikel yang berjudul 7 Teori Konspirasi Dalang Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G 30S PKI). Semoga dapat menambah ilmu anda, kalo ada salah “kata atau kalimat tolong di maafkan karena banyak teori konspirasi yang beredar sehingga tidak tau yang mana teori tersebut yang paling benar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here