Kronologi dan Teori Konspirasi Dibalik Pembunuhan Presiden Amerika Abraham Lincoln

teorikonspirasi.org

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Negeri Paman Sam Amerika Serikat sudah memiliki banyak presiden, namun juga ada beberapa mantan presiden AS yang mati terbunuh, salah satu diantaranya adalah Abraham Lincoln. Untuk informasi lengkapnya simak terus “Kronologi dan Teori Konspirasi Dibalik Pembunuhan Presiden Amerika Abraham Lincoln”.

Banyaknya jumlah presiden Amerika yang terbunuh ini mengisyaratkan bahwa adanya sebuah kekuatan konspiratif yang lebih besar dibandingkan dengan badan pemerintahan yang sah di Amerika Serikat. Setelah diadakan penelusuran dan penyelidikan mengenai kematian Abraham Lincoln, selalu ditemui bahwa tragedi ini memiliki konspirasi yang kuat didalamnya.

Sebulan setelah terpilihnya Abraham Lincoln terdapat perang saudara (sipil) antara Amerika bagian Utara dan Selatan. Namun Lincoln menyikapinya dengan bijak Pada pertengahan perang sipil tersebut, Setelah Jendral Robert E Lee dari pihak Union (Selatan) menyerah kepada Jendral Ulysses Grant selaku pimpinan Konfederasi (Utara) dalam perang sipil Amerika.

Presiden Amerika Saat itu Abraham Lincoln mengeluarkan Proklamasi yang menyatakan Pembebasan perbudakan. Dalam Proklamasi itu mengatakan semua budak belian di negara-negara bagian Amerika akan bebas mulai 1 Januari 1863. Atas proklamasi tersebut membuat semangat semua orang yang memperjuangkan kebebasannya, dan menjadi pendorong ke arah penghapusan perbudakan di seluruh Amerika Serikat.

Berdasarkan dari rentetan sejarah, teori konspirasi pembunuhan Abraham lincoln ini dikarena kebijakan – kebijakannya dinilai sangat merugikan keluarga Rothschild yang saat itu merupakan keluarga kaya raya yang memiliki kekuasaan, sehingga muncul idedari mereka untuk membunuhnya.

Kronologi Terbunuhnya Abraham Lincoln

Tanggal 14 April 1865, Abraham Lincoln dan istrinya Mary Todd Lincoln sedang menyaksikan pertunjukan di Teater Ford, kota Washington saat tiba-tiba seorang pria menyelinap dan menembakkan pistolnya dari jarak dekat ke Presiden ke 16 Amerika Serikat tersebut

Pertengahan April 1865 merupakan masa damai di Amerika di bawah kepemimpinan Presiden Abraham Lincoln. Hanya beberapa hari sebelumnya tepatnya tanggal 9 April 1865 pihak Konfederasi yang dipimpin oleh Robert E Lee menyatakan menyerah pada Jendral Ulysses Grant yang merupakan pemimpin Pasukan Uni/Federal. Hal ini menandakan berakhirnya perang saudara (Civil War) di Amerika yang telah meletus sejak 1861

Namun masa damai yang dirasakan usai berakhirnya perang saudara tersebut, tidak diiringi dengan kemerdekaan Amerika dalam hal ekonomi. Saat itu, para pemodal Yahudi (terdiri dari banyak anggota Freemansory) yang berasal dari Inggris berusaha untuk mengintervensi dan masuk ke dalam pemerintahan. Mereka seperti tak puas walaupun sebelumnya telah mendirikan Bank Amerika, yang bukan merupakan Bank Sentral dan telah lama mengincar untuk menguasai perekonomian Amerika.

Abraham Lincoln yang mulai mencium adanya ketidakberesan ini mulai mengatur langkah. Ia membatalkan Kongres yang digelar untuk memberikan hak dan wewenang kepada Bank Amerika untuk mencetak uang. Lincoln berpikir bila Bank Amerika diberikan wewenang penuh untuk mencetak uang, maka perekonomian akan sepenuhnya dikuasai oleh Rothschild dan seluruh kroninya yang telah menyusup ke kongres.

Malam itu tanggal 14 April 1865, Washington DC sedang diguyur hujan. Abraham Lincoln dan istrinya, Mary Todd Lincoln datang ke Teater Ford di ibukota Washington DC untuk menyaksikan pertunjukan. Malam itu mereka juga pergi bersama seorang perwira militer teman Lincoln yaitu Mayor Henry Reed Rathbone yang datang bersama tunangannya, Clara Harris

Malam itu Teater Ford menggelar sebuah pertunjukan drama komedi bertajuk “Our American Cousin” karya Tom Taylor. Lincoln beserta rombongan akhirnya masuk ke dalam teater dan menduduki tempat khusus yang terletak di balkon teater

Semua orang terlihat begitu menikmati pertunjukan. Hingga seorang pria bernama John Wilkes Booth masuk ke dalam gedung tersebut.

John Wilkes Booth adalah seorang aktor yang juga biasa tampil di teater Ford. Tak ada satu pun yang mencurigainya saat ia tiba-tiba masuk ke dalam teater sekitar pukul 21.45. Ia bahkan sempat mengobrol akrab dengan seorang penjaga teater yang bernama John Buckingham. Booth tentu saja memiliki akses masuk ke dalam teater karena ia memang aktor di sana dan semua orang mengenalnya.

Saat aktor Harry Hawk sedang melontarkan kalimat lucu di panggung, yang disambut gemuruh tawa para penonton, Booth menyelinap ke balkon di mana Lincoln berada. Tidak adanya penjaga presiden saat itu memudahkan Booth untuk masuk ke balkon. Ia lalu mengambil pistol yang ada di saku jasnya dan mengarahkannya tepat di belakang kepala Lincoln. Lincoln tertembak!

Lincoln jatuh tersungkur. Sang istri, Mary Todd Lincoln hanya bisa berteriak histeris. Mayor Rathbone yang berusaha untuk menghentikan Booth terluka tangannya akibat sebatan pisau yang dibawa Booth. Ia lalu meneriakkan “Sic semper tyrannis!” yang artinya “Begitulah nasib tirani!” Booth lalu kabur keluar teater lewat pintu belakang.

Fakta Serta Konspirasi Atas Pembunuhan Abraham Lincoln

John Wilkes Booth pelaku penembakan Abraham Lincoln rupanya telah jauh-jauh hari merencanakan pembunuhan pada Presiden Amerika ke 16 tersebut. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya buku harian dan surat-surat Booth yang terdokumentasi dengan rapi.

Menurut rencana, Booth dan dua orang temannya akan menghabisi nyawa 3 orang penting yang ada duduk di kursi pemerintahan Amerika Serikat saat itu. Mereka adalah sekretaris negara, William Seward, wakil presiden Amerika Andrew Johnson, dan presiden Amerika Abraham Lincoln. Booth bertugas untuk membunuh Lincoln, Seward akan dibunuh Lewis Powell, dan yang bertugas membunuh Andrew Johnson adalah George Atzerodt.

Kronologi dan Teori Konspirasi Dibalik Pembunuhan Presiden Amerika Abraham Lincoln
John Wilkes Booth | Lewis Powell | George Atzerodt

Di antara ketiga orang itu, hanya Booth yang berhasil dalam rencananya. Lewis Powell hanya mampu melukai William Seward. Sementara Andrea Johnson sang wakil presiden selamat karena konon George Atzerodt melarikan diri dari tugasnya dengan alasan terlalu takut. Ia bahkan sampai pergi meninggalkan Washington DC

Setelah melakukan penembakan terhadap Lincoln, Booth melarikan diri ke sebuah kandang ternak. Ia juga ternyata sempat diobati oleh seorang dokter bernama Samuel Mudd. Ternyata Booth sempat terluka ketika melarikan diri setelah membunuh Lincoln.

Polisi yang telah mengepung kandang ternak itu kemudian memutuskan untuk membakar seluruh kandang ternak untuk menemukan Booth yang bersembunyi di dalamnya. Ia kemudian keluar dan ditembak mati oleh Sersan Boston Corbett. Ia meninggal dunia pada 26 April 1865 pada usia 26 tahun.

Kronologi dan Teori Konspirasi Dibalik Pembunuhan Presiden Amerika Abraham Lincoln
David Herold | Mary Suratt

Para tersangka lainnya pun ditangkap dan ditahan. Jumlah tersangka mencapai 8 orang, 7 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Mereka adalah Samuel Arnold dan Michael O’Laughlen yang berkomplot untuk menculik Lincoln), George Atzeroldt (bertugas membunuh wakil Presiden Andrew Johnson), Lewis Powell (bertugas membunuh William Seward), David Herold (penunjuk jalan), Samuel Mudd (dokter yang mengobati Booth), Edmund Spangler (penjaga di teater Ford), dan seorang wanita pemilik rumah kontrakan di mana Booth berkomplot yang bernama Mary Surratt.

Tanggal 30 Juni 1865 Pengadilan militer pun memutuskan mereka berdelapan memang terbukti bersalah. Empat orang yaitu Lewis Powell, George Atzeroldt, David Herold, dan Mary Surratt dijatuhi hukuman gantung. Sementara itu sisanya yaitu Samuel Arnold, Michael O’Laughlen, Edmund Spangler, dan Samuel Mund dijatuhi hukuman seumur hidup

Kronologi dan Teori Konspirasi Dibalik Pembunuhan Presiden Amerika Abraham Lincoln

Teori Konspirasi Pembunuhan Abraham Lincoln

1. Apakah Wakil Presiden Andrew Johnson Terlibat?

Wakil Presiden Amerika Serikat saat itu “Andrew Johnson” dengan mudah lolos dari peristiwa tersebut dengan tanpa cedera sedikitpun. Jika Abraham Lincoln meninggal maka otomatis Johnson lah yang menggantikannya menjadi presiden, Johnson juga memiliki keluhan terhadap Lincoln dimana Lincoln pernah melarangnya untuk masuk saat dimana Johnson waktu itu tengah mabuk berat dan berperilaku yang memalukan.(Johnson kemudian menjadi Presiden, namun diturunkan oleh Kongres karena sikapnya yang dinilai berusaha untuk melemahkan kongres).

Tampaknya sipenembak Booth dan Andrew Johnson sudah saling mengenal satu sama. 7 jam sebelum Booth menembak Abraham Lincoln, ia berhenti di suatu hotel tempat Andrew Johnson menginap dan meninggalkan sedikit catatan kecil buat Johnson, Kalimat yang ditulis Booth berisi “Tidak ingin mengganggu anda”, lalu disambung dengan tulisan, “Apakah anda dirumah? J Wilkes Booth” Ia meninggalkan catatan tersebut dikotak pos Johnson, dan kemudian sekretaris pribadi Johnson bersaksi dipengadilan bahwa ia menemukan catatan Booth disana.

Sementara itu istri dari Lincoln “Mary Todd Lincoln” sendiri percaya bahwa Andrew Johnson merupakan dalang dibalik pembunuhan suaminya, namun beberapa ilmuwan percaya bahwa Booth sengaja meninggalkan catatan tersebut dalam rangka untuk membuat Johnson menjadi terlibat dalam pembunuhan yang ia rencanakan di malam harinya.

2. Apakah ada keterlibatan Rotschild dalam kasus ini?

Jika anda sudah pernah mendengar tentang Rotschild maka anda sudah mengetahui kekuasaan dan sepak terjang mereka. Keluarga Rotschild merupakan keluarga yang paling berkuasa dan kuat pada saat itu. Pembunuhan Abraham Lincoln dikaitkan oleh keluarga Rotschild dikarenakan kebijakan – kebijakan Lincoln tentang keuangan dan perbudakan merugikan mereka.

Ketika Lincoln membutuhkan uang yang cukup besar dalam perang saudara antara utara-selatan, Rotschild merupakan salah satu pihak yang menawarkan pinjaman dengan suku bunga yang tinggi. Lincoln menolak tawaran mereka dan menemukan pihak lain yang dapat membiayai perang sipil tersebut.

Selain itu kebijakan Abraham Lincoln akan membuat perusahaan – perusahaan Rotschild mengalami kesulitan jika mereka tidak dapat menerobos pintu masuk kedalam pemerintahan Amerika Serikat, disinilah teori konspirasi berkembang, Rotschild lebih akan memilih untuk membunuh atau melenyapkan orang tersebut dan memiliki ide bahwa penggantinya akan lebih mengakomodir kepentingan mereka.

3. Ada 18 Halaman Diary yang Hilang

Booth suka menulis hal – hal yang sering dilakukannya didalam sebuah diary miliknya, buku diarynya ditemukan setelah Booth terlacak dan kemudian terbunuh, lalu buku hariannya diperiksa, namun terdapat 18 halaman dari diary tersebut yang hilang (halaman yang hilang ini juga ada dalam film National Treasure, Book of Secret yang dibintangi Nicholas Cage).

Menurut beberapa laporan bahwa ke-18 halaman yang hilang itu ditemukan tersembunyi di dalam sebuah koper diloteng rumah Edwin Stanton. Ia merupakan seorang sekretaris perang Lincoln saat itu, Edwin Stanton sosoknya digambarkan sebagai orang yang haus akan kekuasaan, dan kemudian ia dituduh berusaha untuk menggelapkan, dan berbuat tidak sesuai dengan hukum dalam pengadilan terhadap Booth.

Perlu dicatat bahwa pengadilan terhadap Booth tidak dilakukan di pengadilan sipil namun ia diadili oleh pengadilan militer dan oleh sebab itu pastilah merupakan wilayah hukum dibawah kekuasaan Edwin Stanton.

Teori Konspirasi Edwin Stanton dipublikasikan dan dipopulerkan oleh buku yang terbit pada tahun 1930an dan kemudian menjadi lebih populer oleh sebuah film di tahun 1977 yang berjudul “The Lincoln Conspiracy”

Bagaimana menurut anda? Siapa sebenarnya dalang pembunuhan Abraham Lincoln menurut anda? Lalu apa motivasi si pembunuh padahal saat itu Lincoln dikenal sangat disukai rakyatnya. Silahkan berikan komentar dibawah agar kita dapat membahasnya bersama –sama.

Demikian artikel yang berjudul “Kronologi dan Teori Konspirasi Dibalik Pembunuhan Presiden Amerika Abraham Lincoln”. Semoga dapat membuka wawasan anda tentang kebenaran pada peristiwa yang tersembunyi rapat selama ini. Jika anda menyukai teori – teori konspirasi maka ada banyak pada website kami yang membahas segala konspirasi yang ada didunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here